Selasa, 20 Maret 2018

Pengertian Teori Game

Mata Kuliah      : Pengantar Teknologi Game
Nama              : Widianto Saputro
NPM                : 57415131
Kelas               : 3IA21
Nama Dosen    : Syefani Rahma Deski

TULISAN
Game merupakan salah satu aplikasi interaktif yang melibatkan hubungan antara manusia dengan media elektronik maupun manusia dengan manusia. 
Game juga merupakan sebuah bentuk seni dimana penggunanya disebut sebagai pemain yang harus membuat keputusan dengan tujuan untuk mengelola sumber daya yang diperoleh dari permainan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Berdasarkan representasi visualnya, game dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
  1. Game 2D
Game 2D adalah game yang secara matematis hanya melibatkan 2 elemen koordinat kartesius yaitu x dan y sehingga konsep kamera pada game 2D hanya menentukan gambar mana pada game yang dapat dilihat oleh pemain yaitu:
– Static View, dimana semua objek berada pada satu bidang dan gerakan karakter utama hanya terbatas pada bidang itu saja.
– Side Scrolling View, dimana objek dan gambar latar bergerak ke kanan dan ke kiri sesuai dengan kecepatan gerakan karakter.
  1. Game 3D
Game 3D adalah game yang selain melibatkan elemen x, y dan z pada perhitungannya, sehingga konsep kamera pada game 3D benar-benar menyerupai konsep kamera pada kehidupan nyata. Visual pada game 3D selain digeser seperti pada game 2D, juga dapat diputar dengan sumbu tertentu. Game 3D memiliki 2 macam pemodelan:
– 3D Model, yaitu merupakan objek 3 dimensi yang akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan dan model-model lain.
– 2D Graphic, yang juga berperan dalam pembuatan game 3D seperti texture dan background.

Referensi

Penghantar Teori Game

Mata Kuliah      : Pengantar Teknologi Game
Nama              : Widianto Saputro
NPM                : 57415131
Kelas               : 3IA21
Nama Dosen    : Syefani Rahma Deski

TUGAS

Definisi Game

Permainan video (bahasa Inggris: video game) adalah permainan yang menggunakan interaksi dengan antarmuka pengguna melalui gambar yang dihasilkan oleh piranti video. Permainan video umumnya menyediakan sistem penghargaan – misalnya skor – yang dihitung berdasarkan tingkat keberhasilan yang dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas yang ada di dalam permainan.
Kata “video” pada “permainan video” pada awalnya merujuk pada piranti tampilan raster. Namun dengan semakin dipakainya istilah “video game”, kini kata permainan video dapat digunakan untuk menyebut permainan pada piranti tampilan apapun. Sistem elektronik yang digunakan untuk menjalankan permainan video disebut platform, contohnya adalah komputer pribadi dan konsol permainan.
Game bertujuan untuk menghibur, biasanya game banyak disukai oleh anak – anak hingga orang dewasa. Games sebenarnya penting dalam perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Tetapi game juga bisa merugikan karena apabila kita sudah kecanduan game kita akan lupa waktu dan akan mengganggu kegiatan atau aktifitas yang sedang kita lakukan.


Manfaat Teori Game

Manfaat tersebut tidak lepas dari orang yang terlibat serta yang pertama kali mengemukakan game theory, yaitu seorang ahli matematika Perancis Emile Borel (1921). Kemudian dikembangkan oleh John V,N dan Oscar Mogenstern lebih lanjut sebagai alat untuk merumuskan perilaku ekonomi yang bersaing.Model –model Teori permainan diklasifikasikan dengan sejumlah cara, seperti jumlah pemain, jumlah keuntungan dan kerugian dan jumlah strategi yang digunakan dalam permainan.

Teori permainan dikembangkan untuk menganalisa proses pengambilan keputusan yaitu strategi optimum dari situasi-situasi persaingan yang berbeda-beda dan melibatkan dua atau lebih kepentingan 
Berikut Manfaat dari Game Theory:

1.      Mengembangkan suatu kerangka untuk pengambilan keputusan dalam suatu persaingan
2.      Menguraikan metode kuantitatif yang sistematik bagi pemain yang terlibat dalam persaingan untuk memilih strategi yang tradisional dalam pencapaian tujuan
3.      Memberi gambaran dan penjelasan penomena situasi persaingan / konflik.
4.      Membuat strategi negosiasi, ataupun strategi dalam persaingan bisnis yang diwarnai oleh terjadinya konflik.


Game Engine Processing
Game engine adalah sebuah sistem perangkat lunak yang dirancang untuk pembuatan dan pengembangan suatu video game. Game engine memberikan kemudahan dalam menciptakan konsep sebuah game yang akan dibuat mulai dari sistem rendering, physics, arsitektur suara, scripting, AI dan sistem networking.
Sebuah game engine dibagi menjadi dua bagian besar yaitu API dan SDK. API (Applicaiton Programming Interfaces) adalah bagian operating system, services dan libraries yang diperlukan untuk memanfaatkan beberapa fitur yang diperlukan contohnya DirectX. SDK adalah kumpulan dari libraries dan API yang sudah siap digunakan untuk memodifikasi program yang menggunakan operating system dan services yang sama.
Referensi :